jump to navigation

Some Updates February 24, 2009

Posted by cheztnutz in Uncategorized.
1 comment so far

Baru pulang dari Frankfurter’s Fatmawati. Thanks to Ko Daniel & Ci Vonny for the foods. Hehehe.. ^^ Luv it!

Yah.. Here I am.. Still waiting for miracles each and every day. Yea.. at least it teaches me to depend on God more. You know.. If we’re always happy all the time, we might forget that there is God. I believe that’s why God allows us to face difficulties. Bukan berarti cari Tuhan pas susah aja.. Tapi bukannya kadang begitu? Kadang kita lupa nyebut nama Tuhan kalo pas kita happy? Qiqiqiq

Tentang sekolahnya Emiko… Yah, akhirnya aku sama Catur memutuskan untuk sementara, biar Emiko sekolah di HHK.. Aku mau lihat perkembangannya gimana, kalau memang sampai batas waktu yang ditentukan (2 months) dia masih belum bisa ditinggal.. aku mungkin akan pindahkan dia ke Gymboree aja, sembari menunggu cukup umur untuk masuk Kinderfield.

2 minggu ini akan menjadi minggu sibuk. Minggu ini dealing with [prepare:], minggu depannya dealing with KTB certificates. Woaaahh… minggu depan dah masuk bulan Maret ya.. How time flies :)

Sekolah.. February 13, 2009

Posted by cheztnutz in Uncategorized.
2 comments

OK. Here I am.. Setelah sekian lama nggak update blog. Hehehe.. Lagi males aja sich. ^^

Many things happened.. We’ve moved to Cibubur (yeeeaaayyy!!). Moving house means moving everything, rite? Including registering my son to a new school, adn my daughter too.

Hmm.. Cedric didaftarkan di Kinderfield-Cibubur. Sebenernya mau langsung dimasukin ke Christian International School.. Tetapi sayang, umurnya belum cukup dan juga kelasnya sudah penuh. Hehehe..

Cedric sempat mogok sekolah karena pernah dipukul temannya. Temennya yang satu ini memang sangat “ringan tangan” … Mungkin ga ada satupun anak di kelas yang luput dari tangannya. Tapi untungnya, setelah itu ada fieldtrip ke Mekarsari, Cedric excited lagi untuk sekolah deh..

Yang bermasalah sekarang EMIKO.

Hm.. may be some of you think.. What kind of mother am I? Send a 2-year-old girl to schooL? Oh well.. terserah deh. Hehehe.. Tujuan aku masukin Emiko sekolah adalah biar dia nggak takut orang, mudah sosialisasi, dan yah.. at least dapet ilmu. Karena kebetulan I’m a working mom.. Dan kadang aku sibuk banget nget.. jadinya nggak keburu ngajarin mereka.

Ah.. Eva cari-cari alesan.. Bilang aja males ngajarin anak..

Terserah deh.. whatever you say.. Tapi ya sejak working from home ini, kerjaanku malah ga abis-abis kayaknya. Malah lebih cenderung kerja sampai malam. Not that I’m workaholic. Tetapi I try to have more times with the kids in the afternoons. Jadi kadang kerjaan kepending.

And ya.. I’m not good at teaching.

BaCk to Emiko.

My mom urged me to send Emiko to a Christian school. Oh well.. agak susah cari sekolah Kristen di daerah yang agak “kampung” ini.. Hehehe. Sampai akhirnya aku ketemu yang namanya HAPPY HOLY KIDS, baru buka di Villa Nusa Indah 5, which is .. about 5 minutes from home. I was interested because First, it is a CHRISTIAN school yang “membentuk karakter Kristus sejak dini”. Second, it is close from home. Sebenernya ada feeling-feeling ga enak begitu aku survey, tetapi aku tepiskan.. karena mungkin ini cuma part of my “insecurity”. Tetapi sayangnya.. sometimes we have to trust our feelings.

Emiko baru mulai masuk HHK early February. Tanggal 4 tepatnya. And guess what? She was happy at the beginning. But then… Pas tanggal 9 (hari Senin), dia harus dilepas dari mbak-nya. Harus ke kelas sendiri, etc… dan sama sekali nggak diadakan yang namanya “tahap pemisahan”… and what shocked me the most… Emiko dikasih PR untuk menarik garis. What the..?

OK Lah.. alasan mereka untuk mempersiapkan anak belajar menulis…

HEY! SHE’S STILL TWO!!!! She doesn’t even know what is “Garis tegak”, what is “Garis lurus”, what is “Garis miring” … Lah wong.. ngomong aja blom lancar, megang pensil aja belum mantap?

Dan ya.. karena pemisahan yang mendadak itu, Emiko menangis sepanjang pelajaran. Mungkin karena capek menangis, dia ketiduran. Itu terjadi selama 2 pertemuan (Senin & Rabu).

Hari ini, dia trauma. Nggak mau keluar rumah, dan takut ke sekolah. Walaupun pada akhirnya dia sekolah juga, aku mohon sama teachersnya agar Emiko ditemenin dulu. Mungkin ada yang bilang salah aku.. kenapa anak sekecil itu disuruh sekolah. Aku terima .. Tetapi kakaknya pun memulai sekolah pada usia yang sama, and he loves school!

Membandingkan HHK ini dengan sekolah Cedric dulu. Untuk toddler class (yang saat ini Emiko hadiri).. usia 2 - 2.5 tahun.. Cedric masih didampingi oleh babysitternya… No homework. Dan kerjaan dia hanya menempel, mewarnai, nyanyi-nyanyi, dancing, etc. Dan mulai usia 2.5 tahun, memang dia sudah harus ditinggal. Tetapi sekolahnya pun memberi toleransi selama 2 minggu (kalo nggak salah) untuk separation period. Jadi 1 minggu pertama ditinggal 30 menit terakhir, 1 minggu kedua ditinggal 45 menit terakhir.. dan selanjutnya ditinggal total. Itu saja masih ada beberapa anak yang menangis. Apalagi kalo ditinggal mendadak seperti ini?

Aku sudah berusaha bicara sama teachersnya.. tapi they don’t seem to understand. Akhirnya aku memutuskan untuk cari sekolah lain untuk dia. Wish me luck..

Kalo ada mothers yang baca blog ini, what will you do if you’re in my position? Bertahan di HHK? Atau pindahin ke sekolah lain?

If there’s any HHK teachers, principals, staff, etc reading this. Please please let me know, apakah di semua HHK peraturannya kayak gini? Atau hanya yang di Villa Nusa Indah ini yang kayak gini?

Eh, oh.. I’ve got my handbook… Pengantar untuk siswa baru di HHK.. Di butir ke-3 dikatakan.. “Memasuki BULAN ke-2, pengantar tidak diperkenankan masuk ke ruang kelas, mohon dukungan/bantuan orang tua untuk SECARA BERTAHAP melepas anaknya dan menunggu di ruang tunggu.”

Aha! I’ll definitely bring this next monday and show it to their face. BULAN ke-2, Miss.. bukan MINGGU ke-2.. dan SECARA BERTAHAP, Miss .. bukan LANGSUNG!!!!